“Namun laut lebih dulu melakukan bersih laut dalam badai malam harinya
memberi banyak sampah ke daratan. Yah.. laut tidak mau menerima bangkai, apapun
bentuknya “
Anggap saja tempat ini sarang lebah, tempat bergumam, berimajinasi, curhat dan tulisan-tulisan lain yang serupa kotoran, dengan harapan suatu saat menjadi madu. Ditulis lebah bodoh yang sedang belajar mengais nectar bunga. Selamat membaca dan silahkan dihina
Minggu, 20 Januari 2013
Senin, 14 Januari 2013
Malam Si Imsomnia Kecil
Ketika masih kecil malam hanyalah satu masa dimana hanya ada gelap
dan sunyi, tak ada yang menarik. Masa dimana manusia pada umumnya
terlelap dalam penat dan setiap anak nyenyak dibawah ketiak orang
tuanya. Ya.itulah dunia malam bagi anak kecil, tapi ada yang berbeda
bagi gadis kecil yang satu ini. Ia tak bisa terlelap dalam sunyi yang
membosankan itu.
Minggu, 16 Desember 2012
Mengaku Kalah Pada Hujan
Air hujan mulai jatuh
Disiang itu
Kau dan aku sengaja menengadah
Membiarkan tubuh kita basah
Meninggalkan kenyamanan kamar
Untuk dinginnya hujan
”bodoh” katamu
Disiang itu
Kau dan aku sengaja menengadah
Membiarkan tubuh kita basah
Meninggalkan kenyamanan kamar
Untuk dinginnya hujan
”bodoh” katamu
Jumat, 16 November 2012
Pembangunan di Desaku
Sore hari begitu sampai dirumah mata ini tertuju pada segerombolan
anak desa yang sedang asik bermain bola. Jadi ingat tulisan Dani yang
menggabarkan buruknya fasilitas lapangan untuk bermain bola
ditempatnya, disini lebih parah kawan. Anak-anak harus mencari sendiri
lahan dimana mereka bisa bermain, ditanah kosong atau di sawah yang baru
panen, itupun saat musim kemarau. Luas seadanya tanpa rumput, apalagi
rerumputan hijau seperti stadion Old Trafford. Salah satunya
Sawah di timur rumahku, sawah orang kaya yang sering tak terurus. Senang
sekali melihat tawa bocah-bocah ini saat bermain bola. Wajah polos
mereka, ah…jadi ingat masa kecil saat bermain lumpur di sawah.
Senin, 10 September 2012
Lebaran
Malam ini masih dalam suasana lebaran, jalanan pasti masih ramai
dengan manusia yang ingin menghapus dosanya dengan bersilaturahmi pada
sanak famili. Suara petasan, kembang api masih terdengar menyemarakkan
malam yang di hari biasanya sunyi senyap. Ya.. hal semacam inilah yang
membedakan suasana lebaran dengan hari-hari biasa. Ditengah gegap
gembita acara tahunan ini saya memilih berada dikamar menghibur diri
dengan dereta playlist lagu-lagu barat, entah mengapa saya ingin
mendengar lagu dengan bahasa yang sejujurnya kurang saya mengerti.
Mungkin telinga ini sudah bosan mendengar kata-kata galau dalam
lagu-lagu dalam negeri.
Langganan:
Postingan (Atom)